Cerita dewasa terbaru sodok memek perawan sahabatku

Cerita dewasa terbaru sodok memek perawan sahabatkuby masbroon.Cerita dewasa terbaru sodok memek perawan sahabatkuCerita dewasa terbaru sodok memek perawan sahabatku – Menginap di rumah Danny sahabat karibku merupakan hal yang menyenangkan. Kami biasa nonton film sampai org tuanya terdengar mendengkur di kamarnya dilantai atas. Kami kemudian bermain kartu sambil kaman popcorn. Setiap kali aku tdk melewatkan kesempatan utk menggoda adiknya yang cantik Sarini . Sarini berusia 15 tahun sedang […]

Cerita dewasa terbaru sodok memek perawan sahabatku – Menginap di rumah Danny sahabat karibku merupakan hal yang menyenangkan. Kami biasa nonton film sampai org tuanya terdengar mendengkur di kamarnya dilantai atas. Kami kemudian bermain kartu sambil kaman popcorn. Setiap kali aku tdk melewatkan kesempatan utk menggoda adiknya yang cantik Sarini . Sarini berusia 15 tahun sedang aku dan Danny 17 tahun. Kami sering mengoloknya dgn memanggilnya Sarini Baby, krna wajah Sarini memang baby face, tubuhnya jg relatif kecil dibandingkan dgn usianya. Matanya biru, rambut pirang dan wajah imut-imut. Se-higa org akan mengira Sarini Msh berusia 11 atau 12 tahun. Sarini akan marah dgn wajah bersungut-sungut kalau kami sedang mengoloknya. Malam itu Sarini memakai kaus ketat dan rok mini ketat pula, se-higa tubuh mungilnya semakin tambak jelas. Memang tubuh Sarini serba mungil. pd usia yang ke 15 dadanya baru berkembang seperti anak usia 12-13 tahun, pinggulnya jg kecil pula. tpi justru aku sangat menyukai kemungilannya itu.

memek janda muda si sodok dua kontol

memek janda muda si sodok dua kontol

Sepertinya Sarini tahu kalau aku tertarik ke pd nya. Sarini sering memergoki ketika mataku yang nakal sedang menjelajahi bubuhnya bagian bwh, ataupun ketika mataku sedang melototi bukit mungil didadanya. Kadang-kadang seperti tdk disengaja dia angkat roknya se-higa aku dapat melihat jelas kemulusan pahanya. Tentunya aku jg sangat senang memperoleh kesempatan seperti itu. “Kamu belum pernah melihat kont0l laki-laki ya ” tanya Danny ke pd adiknya ditengah percakapan kami malam itu. Pertanyaan Danny membuat hatiku berdebar-debar. “Sdh, sering, ” jawab Sarini ketus, rona merah wajahnya membuat hatiku semakin berdebar-debar. “OK, sebutkan nama pemuda yang pernah kau lihat kont0lnya, ” desak Danny penasaran. Sarini melirik ke pd ku sepintas. Sepertinya bibirnya bergerak mau mengucapkan sesuatu tpi akhirnya hanya tersenyum manis dan berkata, “Ah, lupakan saja, ” katanya, kemudian dia pergi meninggalkan kami berdua yang tertawa senang krna berhasil menggodanya. Seketika kemudian Sarini balik lagi. “Aku lupa mengambil CD booklet-ku, ” katanya. Dia melangkah disampingku dan membungkukkan badannya mengambil buku kecil di meja. Mataku menatap lekukan pinggulnya, dan tiba-tiba ide nakalku timbul. Kucolek pahanya yang mulus itu, dimana Posisi Danny yang ada diseberang Sarini tdk akan Bsa melihat gerakannku. Sarini melirik ke arahku sambil tersenyum, kemudian meninggalkan ruangan.

Senyuman itu mengingatkanku kejadian rahasia antara aku dan Sarini yang terjadi beberapa bulan yang lalu. Ketika aku menginap seperti biasanya setelah begadangan dgn Danny. Malam itu kami bercanda se-higa kepalaku disiram coca-cola, kemudian akupun mandi, ternyata tdk ada handuk disana, se-higa segera lari menuju masuk kamar Danny yang terletak di seberang kamar mandi utk mencari handuk. Begitu masuk kamar, langsung kututup pintunya dan ketika aku memutar badan, ternyata ada Sarini sedang tiduran di atas ranjang Danny, matanya yang biru melotot memandang tubuhku yang telanjang bulat dihadapannya. Beberapa ketika kami saling pandang tanpa berkata-kata, akhirnya Sarini membuang muka sambil tersenyum genit. Tadinya aku b Novalina at utk segera menutup tubuhku, tpi kemudian aku berubah pikiran. Aku jadi ingin menggoda perawan cilik ini habis-habisan dan aku jg ingin melihat reaksinya menghadapi keadaan ini. Maka aku tetap berdiri dihadapannya dgn kont0lku terbuka bebas dan kembali Sarini menatap tubuh telanjangku, kemudian kembali membuang muka, aku harapkan dia akan malu, tpi ternyata Sarini tetap tdk bergerak dri tempatnya.

Aku jadi semakin penasaran utk melihat sampai dimana keberaniannya. Aku segera membangunkan kont0lku, kemudian duduk disampingnya. Sarini membalikkan tubuh kembali melihat ke arah kont0lku yang sekarang sdh tegang sepenuhnya. Wajahnya jadi merah pd m, kemudia segera membalikkan tubuhnya meraih bantal dan menutupi kepalanya dgn bantal. Aku jadi lebih berani, kuraba-raba pahanya yang mulus sambil menunggu reaksinya lebih lanjut. Kali ini dia bereaksi benar-benar diluar dugaanku. Sarini membalikkan tubuhnya, dgn berani menatap langsung ke batang kont0lku yang berdiri tegang itu dlm jarak beberapa inci dri wajahnya dan kemudian dgn punggung tangannya diusapnya batang kont0lku. “OK, aku baru saja memberimu pekerjaan tangan, ” katanya, dan kemudian segera bangkit keluar kamar.

Semenjak kejadian itu Sarini secara diam-diam lebih memperhatikan aku. Kejadian itu jg kami tutup rapat-rapat hanya utk kami berdua. Aku jg tdk pernah bercerita ke pd Danny tentang hubungan kami berdua. Aku tahu Danny sangat teliti menjaga adiknya, se-higa aku khawatir Danny akan marah ke pd ku. Se-higa akupun mengikuti kebiasaannya menganggap Sarini sbg se_org gadis cilik, meskipun dlm hatiku aku semakin bergairah setiap kali melihatnya. Kembali ke cerita awal, setelah Sarini meninggalkan kami berdua, tdk lama kemudia kamipun tidur. Paginya kami berlatih sepak bola seharian, dan Danny sepertinya kecapean se-higa tidur lebih awal di kamarnya, sedang aku seperti biasanya tidur kamar lantai bwh. Kumatikan semua lampunya se-higa kamar dlm keadaan gelap gulita. Aku memang biasa tidur dlm keadaan gelap dan hanya memakai celana dlm .

Aku terbangun beberapa ketika kemudian ketika kurasakan kont0lku dihisap sebuah mulut. Mulanya kupikir aku sedang mimpi. Sementara dua tangan kecil beraksi disekitar pahaku, satu tangan memegang batang kont0lku yang lainnya memeluk pahaku. Kurasakan pula kehangatan dan kelembutan tubuh se_org wanita disana, yang membuatku yakin bahwa ini bukannya mimpi. Seketika kemudian tangan-tangan mungil itu menurunkan celanaku dan melepaskannya sama sekali. Kembali tangan-tangan mungil itu menggenggam batang kont0lku dan kemudian mengocoknya pelan-pelan. Bibir mungil yang basah itu kemudian menyusuri daerah pangkal pahaku, naik keperutku, bahkan putingku jg diciuminya. Sensasi ini benar-benar telah membuatku sadar sepenuhnya, kont0lku jg semakin mengeras dan tegang bagaikan tongkat tongkat polisi. “Nikmat sekali, ” bisikku ke pd sosok bayangan hitam itu. Seketika aku Msh menduga-duga siapa dia tpi kemudian aku yakin sepenuhnya bahwa itu pasti Sarini . Kudengar desah nafasnya yang berat serta suara kecapan mulutnya yang menghisap-hisap kont0lku. Dia kemudian menghentikan hisapannya dan berkata, “Aku sakit hati dan bosan digoda. Akan kutunjukan ke pd mu bahwa aku bukan anak-anak lagi. Aku se_org wanita. . “

Aku tersenyum di dlm gelap ketika tangan mungilnya menggenggam batang kont0lku dan mengocoknya naik-turun. Sangat nikmat sekali. Ujung kont0lku kembali merasakan sensasi kenikmatan yang luar biasa ketika mulut mungil itu kembali mengulumnya. Sekujur tubuhku sampai gemetaran merasakan getaran sensasi yang luar biasa. Tanganku kuturunkan ke bwh, kuusap-usap kepala kecil itu dgn penuh kasih sayang. Hisapan mulut Sarini tdk terlalu kuat ataupun cpt, gerakan tangannya jg tdk beraturan, dia bukanlah se_org yang pandai melakukan itu, tpi kemampuannya itu sdh lebih dri cukup utk pemuda sepertiku. Sebenarnya ini adlh ‘blowjob’ku yang yang pertama kali yang kuterima dri org lain. tdk seperti bualanku di depan Danny, sebenarnya aku Msh perjaka. Pengalamanku tentang sex hanya dri membaca majalah dan jg pengalaman memergoki kakak keponakanku yang sedang kencan dgn pacarnya di kamar org tuaku beberapa tahun lalu ketika dia dimintai tolong utk mengasuhku.

Sekarang secara tiba-tiba aku menerima ‘blowjob’ku yang pertama, yang begitu manis! Bibir mungil dan basah Sarini mengulum kont0lku serta menghisapnya dgn lembut, sementara tangannya yang mungil mengocok dgn gerakan naik turun, dan tangan lainnya mengusap-usap bolaku. Aku tak mampu lagi menahan mulutku utk tdk mengeluarkan desahan dan erangan, jg pinggulku sampai terangkat-angkat. Sarini meneruskan aktivitasnya sampai tiba-tiba puncak orgasmeku tercapai. Seluruh otot dan saraf ditubuhku terasa menegang dan berkontraksi ketika semburan spermaku meledak di mulut Sarini . “Aaahh. . “Tanpa kusa dri kepeluk kepala Sarini erat-erat dgn tangan menggigil. Sarini jadi kelabakan ketika semburan dasyat meledak dimulutnya, dia tdk Bsa menghindar krna kepalanya kukunci erat-erat. Akhirnya diapun berhasil melepaskan diri sambil terbatuk-batuk menumpahkan cairan spermaku yang kental itu. Sementara semburan spermaku Msh Trs berlangsung beberapa ketika lagi, berhamburan menimpa wajah dan tubuhnya.

Aku benar-benar kagum jg sangat terharu dgn semangat dan tekadnya utk memuaskanku, meskipun sempat terbatuk-batuk dan tersedak cairan spermaku, kocokan tangannya tdk berhenti sampai kont0lku tdk mampu lagi mengeluarkan cairan sperma. Tubuhku terasa limbung seolah olah melayang diudara. Aku benar-benar sulit utk menggambarkan sensasi kenikmatan yang sedang kualami. . “Kau baik-baik saja ” bisikku beberapa ketika kemudia setelah aku kembali sadar. Kuusap-usap rambutnya dgn penuh kasih sayang yang mendlm . Sarini cuma Bsa mengangguk sambil menyandarkan kepalanya kedadaku. Dgn napas Msh memburu. “Bagaimana Tdi ” bisik Sarini kemudian. “Luar biasa, nikmat sekali. ” kataku, “Kau pernah melakukan sebelumnya ” Sarini menghapus sisa-sisa cairan sperma di bibirnya dan kembali merebahkan kepalanya didadaku. ” tdk, ” jawabnya dgn suara merdu, “Itu sebabnya aku ingin tahu apakah aku cukup baik “”Kau telah melakukan dgn baik sekali, ” bisikku. Kuraih tangannya dan kuletakkan di batang kont0lku yang sdh bangkit lagi. “Rasakan ini, ” bisikku, “Lihat, apa yang telah kau lakukan ke pd ku. Kau membuatnya begitu riang dan bersemangat. “

Sambil berbincang-bincang Sarini mengusap-usap kont0lku dgn lembut. “Kau tdk pernah tahu, berapa lama aku berusaha keras merencanakan ini semua, ” bisiknya. “Oh, ya ” kataku tdk paham. “Sejak pertama kali kau menginap disini, ” katanya, “Aku telah mengawasimu ketika kau sedang tidur, aku membayangkan bahwa suatu ketika aku akan menghisap anumu dan ML dgnmu, seperti yang sering diperbincangkan teman-teman sekolah dibelakang pintu. “Wow!” seruku terkejut. Kubayangkan ketika malam itu utk pertama kali aku menggodanya di kamar Danny. “Suatu ketika aku menyelinyap masuk kamar ketika kamu sedang tidur, ” katanya, “Setelah itu aku selalu mencari kesempatan. Minggu berikutnya aku merancang suatu cara utk Bsa melihatmu telanjang. Akhirnya malam itu aku berhasil menumpahkan ‘coca-cola’ dikepalamu, se-higa kamu pasti perlu mandi. Aku segera mengambil semua handuk di kamar mandi dan menunggumu di kamar Danny krna kamu pasti akan masuk kesana mencari handuk. Sementara itu aku telah menyuruh Danny ke toko utk membeli coca-cola, se-higa utk beberapa ketika hanya tinggal kita berdua dirumah. Itu benar-benar perencanaan yang sempurna dan berhasil. “” Trs apa yang seharusnya kau inginkan, ” tanyaku penasaran. “Aku sebenarnya ingin melakukan ML dgnmu, tpi aku takut. Kau tahu Sebenarnya waktu itu, aku sdh tdk memakai apa-apa lagi dibalik pakaian tidurku!””Holy shit!” seruku terkejut. “Tapi melihatmu telanjang malam itu dan tdk sempat melakukan apa-apa menbuatku sangat menyesal. Sejak itu aku semakin tergila-gila ke pd mu. Setiap hari cuman kau yang ada dlm pikiranku dan aku tak Bsa menghilangkan bayangan keindahan tubuhmu yang menakjubkan dri pikiranku. Aku telah merancang beberapa cara utk Bsa ML dgnmu. Dan aku sdh minum pill setiap hari agar setiap ketika siap utk melakukannya. Kemudian aku mulai melaksanakan rencanaku agar kau Bsa sendirian di kamar ini. “”Benar ” seruku semakin heran.

Aku membiarkan Sarini melanjutkan ceritanya krna Sarini Trs mengelus-elus batang kont0lku sambil bercerita, keadaan itu benar-benar sangat mesra sekali. Jg ceritanya tentang minum pill setiap hari membuatku semakin mantap utk melakukan percintaan kami lebih jauh lagi krna aku tdk mempersiapkan kondom. Sepertinya gadis cilik yang imut dan sangat aduhai ini telah melakukan perencanaan secara teliti dan matang sekali. Aku semakin kagum dan terpesona ke pd ‘my Sarini baby’. “Well, aku yang mengatakan ke pd Mama agar kau Bsa tidur disini, tdk di kamar Danny. Aku katakan ke Danny bahwa kalian berdua yang sering begadang sampai jauh malam membuat tidurku sering terganggu. Kemudian bulan lalu kami menyiapkan kamar khusus ini yang jauh terpisah dgn kamar lainnya utkmu kalau kau menginap disini. Disini aku merasa aman dan tdk khawatir akan ada yang memergoki kalau kita ML. “”Sejak itu, setiap akhir minggu aku tdk sabar lagi utk menerkammu di kamar ini, tpi aku ragu-ragu. Aku tdk yakin akan reaksimu. Aku tdk ingin kau mentertawakan aku dan menceritakan ke pd Danny ketololanku. Akhirnya setiap akhir minggu aku cuman Bsa turun kesini mengintipmu sambil mengkhayalkan tentang itu. “

“Sampai malam ini ” bisikku, “Apa yang akhirnya merubah pikiranku “”Aku telah membaca buku yang memberiku ide. Aku ingin memberikan kejutan ke pd mu ketika kamu tidur agar kau tak menggodaku lagi. “”Itu sdh, sayang, ” kataku sambil mencium keningnya dgn mesra sekali. Aku tdk Bsa lagi mengungkapkan isi hatiku setelah mendengar ceritanya. “Terimakasih. ” Bisik Sarini . “Tunggu dulu. Kau katakan bahwa kau datang kesini utk melihatku, tpi disini gelap gulita. “Sarini melepaskan batang kont0lku, kemudian mengambil sesuatu dri kantong baju tidurnya dan mengeluarkan korek api. Kemudian dinyalakannya korek tersebut dan cahaya lembut menerangi kami berdua. “Kamu tampak menakjubkan sekali dibwh sinar ini, ” katanya sambil tersenyum manis. “Kamu jg. ” Bisikku. “Kau mau ML sekarang ” tanya Sarini . “Tentu, my Sarini Baby. “

Cahaya dimatikan dan aku segera melepas baju tidurnya melewati kepalanya. Aku tdk merasa dia melepas celana dlm nya. Sarini telah merencanakan sebelumnya. Kurasakan buah dadanya yang telanjang menekan dadaku, kuraih wajahnya dan kucium bibirnya. Kurasakan bibirnya agak asin dan aku sadar bahwa aku baru saja menjilat spermaku sendiri. Yuck! Aku lupa tentang itu. Tapi, Sarini memberikan ciuman yang sangat hot. Sambil berciuman, kuraba dan kususuri ke tubuh bagian bwhnya, semuanya yang pernah kuimpikan bahkan lebih dri itu. Kurasakan kemulusan bulatan pinggulnya yang padat, tpi bagian pangkal pahanya menekan dan menggesek-gesek kont0lku, Sarini benar-benar telah siap utk melakukan ML dgnku. Aku sangat senang sekali, tpi aku perlu hati-hati.

Kuciumi seluruh wajahnya, lehernya, telinganya, puting susunya yang kecil dan runcing itu, dan semua bagian tubuh lainnya, seperti yang aku lihat di film. Kurasakan kelembutan rambut kemaluan Sarini menggesek pahaku, cembungan dipangkal paha Sarini begitu lembut tpi padat. Kuturunkan tanganku, kuraba cembungan dgn rambut halus di pangkal pahanya. Kuusap-usap pelahan-lahan, ketika jari-jariku mesusuri celah-celah vertikal disana, Sarini mengerang lembut. Bagian itu terasa hangat dan basah. Kutemukan tonjolan kecil clitorisnya. Aku pernah mendengar bahwa gadis sangat senang bila bagian itu dibelai-belai. Tubuh Sarini menggeliat-geliat setiap kali kutekan-tekan dan kupilin-pilin lembut clitorisnya. Kemudian kususuri celah bibir vagin@ Sarini dgn ujung jari tengahku utk mencari liang vagin@nya, tpi aku benar-benar kesulitan utk menemukannya, sampai akhirnya tangan Sarini membimbingku dan menekan ujung jariku kesuatu liang kecil dan sempit, benar-benar diluar dugaanku. Liang vagin@ itu begitu kecil dan ketat, se-higa aku kesulitan menemukannya. Bagaimana kont0lku Bsa masuk kesana “Ooh! Nikmat sekali, ” erang Sarini . Kuputar-putar ujung jariku di gerbang liang itu sambil menekan-nekan agar ujung jariku masuk kesana. Sarini memelukku semakin ketat. “Please. Fuck me now. . ” desahnya penuh harap.

Kubuka lagi pahanya lebar-lebar, kutempelkan ujung kont0lku tepat di gerbang liang vagin@nya dan kutindih tubuhnya. Tubuh kami bergergetar menantikan ketika-ketika yang paling bersejarah dlm hidup kami. “Sarini sayang, ” bisikku lembut, “Kamu benar-benar yakin kita melakukan ini Kelihatannya tdk mudah utk dilakukan. Kita berdua harus berusaha bersama-sama. “Meskipun aku tahu bahwa Sarini sdh lama berinisiatif, merencanakan dan mempersiapkan ini semua, tpi aku perlu meyakinkannya lagi. “Ya. ” katanya mantap. Sepertinya Sarini benar-benar serius menginginkan ini, lebih dri pd aku.
Pelan-pelan kutekan kont0lku kebwh, tpi kembali aku kehilangan liang vagin@ itu. Kususuri celah-celah itu beberapa kali tpi tetap saja tdk ketemu. Jari-jarikupun sulit menemukannya, apalagi kont0lku
Sarini pahan kegelisahanku, kembali tangannya membantuku utk mengarahkan ujung kont0lku ke liang vagin@nya. tpi ketika kutekan cukup kuat sampai batang kont0lku bengkok, tetap tdk berhasil masuk, bahkan kemudian meleset kesamping. Damn!!”Oops, ” tawa Sarini genit. “Sorry. Ayo kita coba lagi. “

Kucoba lagi, kali ini tanganku ikut mengarahkan batang kont0lku agar tdk bengkok, tpi kembali gagal. Kurasakan keringat dingin mengalir di punggungku dan hatiku mulai goyah. Kembali Sarini membantuku, kali ini kami berdua memegang batang kont0lku utk memasukki lubang itu. tpi tetap saja kesulitan. Ujung kont0lku sampai terasa ngilu. Sarini mendesah frustasi. Dia telah menantikan kehadiran kont0lku begitu lama, dan sekarang ketika kesempatan itu muncul ternyata ada hambatan lain yang sulit diatasi. “Apa yang harus kita lakukan sekarang, ” tanyaku agak kesal, “Liang vagin@mu begitu kecil. “”Maaf, ” bisik Sarini kecewa, “Aku nggak Bsa membantu. Milikku memang seperti itu. “”Well, kata org semakin sempit semakin nikmat, ” hiburku sambil tersenyum kecut, “Jika kita berhasil memasukannya, entah dgn cara apa. Akan sangat luar biasa”Sarini benar-benar frustasi. tpi dia tdk ingin kehilangan kesempatan emas ini, apalagi bila dirinya sendiri yang menjadi penyebab utamanya. Tiba-tiba timbul idenya yang agak nekad. Kedua tangannya diturunkan kebwh, keempat jari-jarinya dri kanan dan kiri secara bersama-sama membuka bibir vagin@nya kuat-kuat. “Cpt lakukan sekarang!” teriaknya dgn napas terengah-engah.

Akupun tdk ingin membuang waktu lagi. Dgn cpt dan kuat kutekan ujung kont0lku ke liang vagin@ Sarini , dan tiba-tiba berhasil masuk sedikit. Sarini melepaskan tangannya dan meraih leherku. Akupun melanjutkan usahaku utk menekan kont0lku lebih kuat. Kont0lku sempat bengkok lagi tpi ujungnya tdk lepas. “Hati-hati. . ” bisik Sarini . Sedikit-demi sedikit berkat pelumasan cairan vagin@ Sarini yang semakin bnyk keluar, ujung kont0lku masuk lebih dlm keliang sempit itu. “Ahh, adduuhh. Sarini !” erangku agak keras ketika bagian kepala kont0lku berhasil menyeruak masuk. Kurasakan jepitan kuat diujung kont0lku. Ketika kutekan lagi akhirnya separuh batang kont0lku berhasih masuk. “Ohh. aduhh. besar sekali. oohh. ” jerit Sarini merintih kesakitan. Aku benar-benar khawatir suaranya Bsa membangunkan semua org dirumah. Kuperingatkan Sarini agar kita tdk mendapat masalah besar gara-gara suaranya.

Sarini meraih bantal, digigitnya bantal agar suaranya tdk terlalu keras. Aku jg mengambil bantal lain, kuletakkan dibwh pinggul Sarini . Kutarik sedikit kont0lku keluar kemudian kutekan lagi kuat-kuat. Kudengar suara tangisan Sarini , aku yakin dia sangat kesakitan, tpi aku harus menabahkan hati utk mengabaikan dulu penderitaan Sarini . Aku harus segera menyelesaikan tugasku. “Tunggu, STOP, ohh, ” jerit Sarini , “STOP dulu. Please! Ohh sakiit. “Akhirnya aku tak tega jg. Kuhentikan gerakanku. Kuciumi wajahnya, kujilati air matanya. Sarini merintih dan menangis. “Apa sakit sekali Sarini ” bisikku dgn penuh haru. tpi secara diam-diam pinggulku kugerakkan naik turun sambil Trs menekan. Sarini tdk menjawab, giginya merapat keras. Dengus napasnya semakin cpt dan kurasakan liang vagin@nya berkontraksi, seluruh tubuhnya bergetar dan menegang. Sepertinya Sarini mencapai orgasme. Akupun tdk melepaskan peluang ini, ketika gadis cilik ini sedang terbuai gelombang orgasmenya, kutekan kont0lku kuat-kuat dan akhirnya ujung kont0lku menabrak dasar liang vagin@ Sarini . Kali ini kuhentikan gerakanku secara total, kami berdua relax utk beberapa ketika. “Kamu OK Sharrie ” bibikku sambil membelai rambutnya, “Apakah sakit sekali “Ya, semuanya benar-benar sakit, ” kata Sarini dikegelapan, “Kamu baru saja mengambil perawanku dgn paksa. “”Apa Kapan Aku benar-benar tdk merasakan apa-apa!” tanyaku dgn hati gundah. “Selaput daraku meregang ketika kont0lmu masuk pertama kali, kemudian pecah ketika kau paksa masuk lebih dlm . Itu benar-benar sakit sekali. ““Ohh. Maaf, ” kataku terbata-bata. “OK, tpi pelan-pelan ya. ” Bisiknya. “Wow, kamu benar-benar gadis yang hebat sekali!” seruku. Aku semakin terkesan dgn gadis imut ini. Aku benar-benar kagum Sarini mampu bertahan utk tdk menjerit-jerit ketika kuambil perawannya. “Terimakasih. ” bisiknya. Kudengar suaranya semakin normal, tdk sambil menahan sakit seperti tadi. Kurasakan liang vagin@nya jg sdh semakin mengembang se-higa jepitannya tdk sekuat tadi. “Jadi aku adlh org pertama yang ML dgnmu kataku bangga. “Yeah, ” katanya lembut, “Kamu yang pertama. “

Kudengar suaranya penuh kebahagiaan, meskipun rasa sakit Msh dirasakan olehnya. Sarini bangga bahwa akhirnya dia berhasil memenuhi impiannya utk ML dgnku. Meskipun harus mengalami kesakitan, tpi dia benar-benar bahagia. Akupun merasakan hal yang sama dgn Sarini . Malam ini utk pertama kalinya aku menemukan bagian-bagian paling rahasia dri se_org gadis, bahkan akhirnya berhasil mendapatkan keperawanannya. Hatiku benar-benar sangat terharu, aku ingin menangis mengungkapkan keharuanku, kebanggaanku. Kucium rambut Sarini dgn penuh kasih sayang, kuciumi bibirnya.“Sarini sayang, kau jg org pertama buatku, ” bisikku. “Oh Ya Tuhan! Benar ” seru Sarini terkejut. “Yeah, ” jawabku, “Aku sering berbohong dan berkelakar, tpi ini benar-benar sejujurnya. Aku tdk pernah berhubungan dgn se_org perempuan. “Sarini terdiam. Kami berpelukan tanpa berkata-kata. Tangan-tangan kami saling mengelus dan membelai. Kemudia Sarini mendesis. “Ini benar-benar luar biasa. ” Serunya memecah keheningan. “Ada apa ” tanyaku. “Kita berdua sama-sama utk pertama kali. Aku tdk akan melupakan peristiwa ini selama hidupku. . ” Sarini menangis haru, air mata bahagia dan emosi erotic yang meluap-luap. “Aku jg. ” Bisikku. Air mata Sarini telah melumerkan hatiku, kurasakan semuanya jadi begitu indah menakjubkan seperti katanya. “Aku mencintaimu. ” Bisik Sarini beberapa ketika kemudian, dipeluknya aku, kemudia dia menangis lagi, sepertinya dia menunggu jawabanku. “Aku jg mencintaimu Sarini , ” kataku. Aku tdk yakin apakah aku benar-benar mencintainya, tpi suatu hal yang pasti, aku sangat menyukai jepitan liang vagin@nya di kont0lku. Kemudian kugerakkan kont0lku naik-turus pelahan-lahan dgn penuh perasaan dan emosi. Kuhayati gesekan dinding liang vagin@nya yang ketat dgn batang kont0lku. Hatiku berdebar-debar merasakan sensasi luar biasa akibat gesekan itu. Kami mengerang bersama dan mendesis desis, nafas kami mulai berpacu kembali. “Fuck me, baby!” teriak Sarini berkali-kali. “Masukkan semuanya! Aku ingin merasakannya. “

Kata-katanya kotor yang hanya pantas diucapkan org dewasa meledak tanpa terkendali lagi. Gerakan kami semakin lama semakin buas dan liar, sampai akhirnya beberapa menit kemudian puncak orgasmeku tercapai sdh. Aku benar-benar terkejut begitu cptnya. Kurasakan spermaku menyembur keras didasar liang vagin@ Sarini . Tubuhku bergetar keras dan menegang, seketika ingatanku hilang. Melayang-layang ketika utk pertama kalinya spermaku menyembur di liang vagin@ se_org gadis. Aku tak tahu lagi apakah ketika itu Sarini jg telah mencapai orgasmenya. Kami saling berpelukan, menikmati kontraksi-kontraksi yang Msh berlangsung di alat kemaluan kami, sampai pelahan-lahan getaran itu melemah dan menghilang. Dgn kont0l Msh tertanam di liang vagin@ Sarini , aku terkulai lemas diatas tubuhnya. “Ya Tuhan, aku mencintaimu, aku mencintaimu, aku mencintaimu. . ” bisik Sarini berulang-ulang.

Aku tak mampu berkata-kata lagi. Emosiku meledak-ledak, perasaan haru, cinta dan bangga bercampur aduk. Air mataku mengalir tanpa kusa dri ketika batas kemampuan hatiku, logika pikiranku dan tubuhku terlampaui, semuanya bercampur dlm buaian sensasi kenikmatan. Sarini menciumi air mataku yang mengalir turun menimpa pipinya dan kurasakan seolah olah nyawaku lepas dri tubuhku, masuk ketubuh Sarini , seluruhnya dan tuntas. Kaki Sarini memeluk pinggulku dan tangannya membelai rambutku dgn penuh cinta dan kasih sayang. Kuciumi wajahnya, bibirnya, pipinya Trs, Trs, lagi dan lagi. . Seketika kemudian kont0lku kulepas dri jepitan liang vagin@nya, dan aku rebah disampingnya. Beberapa ketika kami berbicara, saling berjanji utk mengulangi lagi mercintaan kami, dan lebih bnyk lagi. Aku telah menemukan se_org pacar yang imut, sexy, cantik sekali, dan telah mengisinya malam ini dgn percintaan. Aku benar-benar sangat bahagia. Sarini kemudian lari ke atas dan akupun tertidur pulas.

Sampai pagi harinya Danny masuk kamar membangunkan aku utk latihan sepak bola, dia sempat menanyakan ceceran noda darah di seprai. Akupun berbohong, untunglah dia percaya. Kemudian kukatakan Trs terang bahwa aku sangat tertarik dgn Sarini . Kupikir dia akan marah, tpi ternyata dia cuma tertawa dan berkata bahwa dia sdh tahu lama tentang itu. Sejak itu mulailah petualangan sexualku dgn Sarini , kemudian berlanjut lebih serius dan panas. Sarini akhirnya menjadi sangat pandai memainkan variasi bercinta. Aku benar-benar se_org pemuda yang sangat beruntung. Suatu ketika Mkn akan kuceritakan petualangan kami.

Author: 

Related Posts